November 01, 2019

Granit Xhaka Akhirnya Buka Suara Soal Friksi Dengan Fans

Kapten Arsenal Granit Xhaka akhirnya memberi penjelasan kepada fans the Gunners terkait kemarahannya saat ditarik keluar di pertandingan melawan Crystal Palace akhir pekan lalu. 

Xhaka ditarik mundur oleh pelatih Unai Emery pada laga yang berakhir imbang setelah tuan rumah membuang keunggulan 2-0 dalam derbi London tersebut. 

Mendengar suporter menyorakinya, pemain internasional Swiss tampak marah saat menuju lorong pemain. Ia bahkan menadahkan telinga ke arah suporter dan terlihat mengeluarkan kalimat “f*ck off”

Setelah sempat bungkam, Xhaka akhirnya menjawab kritik melalui pernyataan yang diunggah dalam akun Twitter Arsenal. 

“Setelah beberapa saat merefleksikan apa yang terjadi pada Minggu malam, saya ingin memberikan penjelasan daripada hanya respons cepat,” buka Xhaka. 

“Adegan yang terjadi saat pergantian saya sangat menyentuh saya. Saya mencintai klub ini dan selalu memberikan 100 persen di dalam dan luar lapangan.” 

Xhaka melanjutkan, ancaman yang ditujukan kepada dia dan keluarganya memotivasi kericuhan yang terjadi pada Minggu. 

“Perasaan saya tidak dipahami fans, dan berulang kali komentar kasar di pertandingan dan media sosial dalam beberapa pekan dan bulan terakhir sangat melukai saya,” imbuhnya. 

“Orang berkata ‘Kami akan mematahkan kaki Anda,’ ‘membunuh istri Anda’ dan ‘semoga putri Anda sakit kanker’. Saya mencapai puncak kemarahan ketika merasa penolakan di stadion pada Minggu. 

“Di situasi ini saya membiarkan diri sendiri terbawa dan beraksi dengan cara yang tidak menghormati kelompok penggemar yang mendukung klub kami, tim kami dan saya sendiri dengan energi positif. Itu bukan niat dan saya minta maaf jika itu yang dipikirkan orang. 

“Harapan saya kita kembali saling menghormati, mengingat mengapa kita jatuh cinta dengan permainan ini. Mari bergerak positif bersama-sama.”